Hati-Hati Saat Snorkeling di Karimunjawa !! JANGAN LAKUKAN HAL INI
Table of Contents
Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Snorkeling Di Karimunjawa!!
- Kaki yang menginjak karang/coral
- Tangan yang berpegang di karang hidup dan bahkan sampai membuat patah
- Membuang sampah sembarangan
Faktor Penyebab
- Kurang mahir berenang/ bahkan tidak bisa
- Panik saat berenang
- Tidak pernah menggunakan alat snorkeling sehingga terasa berat
- Tidak melihat sekitar saat berenang (apalagi menggunakan kaki katak/ fin)
- Memang dasarnya jail ingin memegang, bahkan yang parah hingga mematahkan cabang karang hidup
Solusi Terbaik
Dari beberapa khasus dan bukti diatas mungkin kami memiliki beberapa solusi untuk meminimalisir kerasakan karang seperti itu terutama saat trip snorkeling di Karimunjawa.1. Hibauan di Website
Setiap pelaku biro wisata di Karimunjawa biasanya menggunakan jasa website untuk promosi, jadi seyogyanya untuk menyantumkan tata tertip tentang snorkeling di dalam website tersebut, yang bertujuan untuk menjaga kelestarian alam di Karimunjawa.
2. Brifing Guide Saat di Prahu Tour Laut
Sebelum melakukan aktifitas laut yaitu biasa disebut tour laut. Maka sebaiknya setiap pemandu wisata memberikan pengarahan kepada wisatawan Karimunjawa. Baik itu cara menggunakan alat snorkeling, hati2 jika ada bulu babi / manta / lionfish, dan tentunya hati2x saat bernang dan foto-foto supaya tidak terkena terumbu karang, serta beberapa peraturan lainnya.
3. Pemeliharaan Karang
Ada banyak sekali metode ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan terumbu karang, contoh saja transplantasi karang. Ini adalah salah satu metode terbaik saat ini untuk mengembangkan kekayaan suatu daerah. Jika di daerah A karangnya hancur bisa di transplantasi kan dari daerah B yang tidak terlalu jauh lokasinya, bisa dilakukan juga dengan metode bioriftek. Dan ini mungkin bisa dijadikan agenda tahunan bagi pelaku wisata di Karimunjawa, baik gabungan dari swasta maupun pemerintah setempat.




Posting Komentar