LANGSUNG CHAT WA
Paket Karimun jawa

RATUSAN WISATAWAN GAGAL BERANGKAT KE KARIMUNJAWA KARENA CUACA BURUK 1 DESEMBER 2017

Ratusan wisatawan Paket Wisata Karimunjawa pada tanggal 1 Desember 2017 gagal berangkat ke karimunjawa di akibatkan cuaca buruk. Cuaca extrim yang merupakan gelombang tinggi mengakibatkan wisatawan kembali ke rumah masing-masing dengan hasil yang nihil.

Badan BMKG Jepara memutuskan semua kapal penumpang dengan tujuan ke Karimunjawa tidak diberangkatkan akibat gelombang yang meningkat hingga sampai 4 meter. Air laut naik sampai ke pelabuhan Kartini Jepara.

Wisatawan Paket Wisata Karimunjawa memahami bahwa cuaca buruk sehingga meraka tidak jadi berangkat liburan ke Karimunjawa. 

BMKG memprediksi tinggi gelombang di perairan utara Jateng dan Karimunjawa mencapai 2,5 meter. Gelombang setinggi itu sudah cukup untuk membuat UPP Syahbandar tidak mengeluarkan surat persetujuan berlayar (SPB). Namun ternyata rill lebih tinggi dari prediksi BMKG.

Tinggi gelombang di perairan yang dilalui KMP Siginjai dan KMC Express Bahari untuk berlayar ke Karimunjawa, mencapai 4,5 m. Kecepatan angin antara 30 hingga 35 knot, Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Syahbandar Jepara Suripto.

cuaca extrim
Gambar 1.1 Cuaca Buruk Di Karimunjawa

Akibat cuaca buruk, pelayaran penumpang dan barang Jepara-Karimunjawa dihentikan. Sebelumnya, Syahbandar Jepara melarang kapal penyeberangan beroperasi Senin-Rabu.

Disinggung soal kemungkinan alur penyeberangan terganggu lebih lama lagi akibat cuaca buruk, Suripto belum bisa memastikan. Sebab patokan untuk mengeluarkan SPB atau tidak, bergantung data gelombang BMKG. Pelayaran yang dihentikan membuat calon penumpang kapal, baik wisatawan maupun warga kecewa.

Ratusan wisatawan Paket Wisata Karimunjawa menumpuk di Dermaga Kartini, Jepara. Mereka terpaksa menunda rencana berlibur di Karimunjawa. Seharusnya, KMP Siginjai berlayar membawa ratusan penumpang dan KMC Express Bahari merencanakan dua kali trip pelayaran.

karimunjawa
Gambar 1.2 Sampah serserakan sampai ke rumah warga

Kepala PT Sakti Inti Makmur Cabang Jepara Sugeng Riyadi mengungkapkan, tercatat ada 750 calon penumpang KMC Express Bahariyang seharusnya berangkat.

Pihak Kapal memang biasanya mengembalikan uang tiket jika terjadi cuaca buruk seperti awal desember ini. Sejak dua pekan lalu tiket habis terjual. Pihak Express menambah trip karena ada lonjakan. Namun karena tak jadi berlayar, uang tiket kami kembalikan 100%.

Salah satu calon wisatawan, Leksono asal Semarang mengaku hampir sepekan berada di Jepara karena menunggu berlayar ke Karimunjawa. Dia tiba di Jepara, Minggu malam. Tapi tidak jadi karena kapal tidak berangkat.

Ternyata kapal tidak berangkat lagi,'' keluhnya. Kondisi wilayah terluar Kabupaten Jepara itu memang tidak baik. Ombak tinggi menghantam pantai, bahkan ratusan rumah warga terendam.

Kiki, warga Karimunjawa mengemukakan, air laut merendam rumah di empat RT, mulai dari RT 1 hingga RT 4 di RW3, Kecamatan Karimunjawa.

Air laut sampai wilayah permukiman pukul 03.00 ''Hujan dan angin kencang mulai menerjang Kamis malam. Kondisi itu berlangsung hingga Jumat menjelang subuh. Pagi hari air sudah surut,'' kata Kiki.


Posting Komentar untuk "RATUSAN WISATAWAN GAGAL BERANGKAT KE KARIMUNJAWA KARENA CUACA BURUK 1 DESEMBER 2017"